aku bisa
pagi tadi saya terbangunkan oleh lagu “demi aku yang pernah ada di hatimu, pergi saja dengan kekasihmu yang baru” sebenernya sih ga tau kebangun gara-gara mendengar lagu itu atau otak saya yang dengan seenaknya memutar playlist lagu itu saya bahkan ga yakin itu kejadian beneran atau cuman mimpi, tapi yang jelas, sambil merem setelah bangun tadi, saya langsung bersenandung lagu itu, karena lupa itu lagu apa siapa, akhirnya saya postingkan dalam bentuk status di fesbuk, dan akhirnya mendapat respon bahwa si lagu itu adalah lagunya flanella berjudul aku bisa..
oh pertanda apakah ini pertanda apakah ini oh??? halah!
apakah saya bakal patah hati? ato emang lagi patah hati? entahlah . . .
ngomong-ngomong soal tema si lagu yang soal patah hati ini, saya malah jadi seperti diingatkan dengan satu fenomena yang katanya sedang marak melanda di kampus saya fenomena LOVE FEVER ihiiiyy.. emang ya, ngomongin soal cinte kaga ada abisnye, adaaa aja yang dibahas, dari mulai proses naksir, proses pedekate, proses berbunga-bunganya pas jadian, proses kesel-jengkel-mangkelnya pas berantem, proses mentok-suntuk pas bosen, sampe proses sedih-harubiru-menyedihkan pas putus, bahkan proses yang limbung nan bingung soal nikah, weh kalo yang satu itu emang MBUH. lalu lalu? sebenernya apa sih yang sampe bikin si temen itu me-label-i musim ini musimnya love fever? hmmm, kalo dipikir-pikir, sekarang itu bulan desember, yang notabene, brarti musim dingin dibelahan bumi utara sana dan binatang-binatang mamalia pada hibernasi, sementara yang biasanya disebut musim kawin itu kan musim semi ya, harusnya sekitar maret sampe mei, tapi di indonesia karena emang cuman dua musim - musim panas, dan panas ujan ato bisa juga disebut musim meriang, dimana pada musim ini, cuaca seenaknya berubah-rubah dari yang panas banget-ujan-mendung-panas-puanas-hujan gede banget-gerimis-banjir-lembab lembab geje … ya gitu deh… ada yang bilang musim meriang ini adalah musim peralihan diantara musim hujan dan musim panas, tapi kayanya sekarang musim ujan udah ga jaman, yang lagi jaman ya musim meriang tadi. fenomena kaya gini ada hubungannya sama global warming ga sih? kayanya ada ya, sesuatu yang berhubungan dengan udara panas udara dingin, awan panas awan dingin, temperatur air laut, siklus angin segala macem, sebut dah; saya ga begitu ngerti gimana proses jelasnya, *bukan ga tertarik lho, bukan, bener deh, cuman otaknya kayanya lagi ga mumpuni buat mengadakan riset kecil-kecil dan menampung informasi tambahan, mengingat deadline yang bahkan sudah dipotong dengan nulis-nulis blog ini nih, sigh. . . .* eniwei kayanya sih musim meriang ini salah satu produk global warming.
*trus apa hubungannya musim meriang, global warming ama cinte-cinta-an tadi?*
oh… saya tau pasti perasaan mu, ketika berbicara mlah diajak tamasya membahas topik yang laen dulu..
nah oke, jadi sampe mana tadi? oh musim meriang itu ya.. hmm, menurut pengalaman dan pengamatan saya pribadi, 2008 ga tau kenapa bawaannya malesssss… apalagi semester ini, bawaannya pengen males-malesan ongkang-ongkang kaki dirumah, walhasil kerjaan dan tugas-tugas terbengkalai dan pas udah deket deadline, barulah DEADLINE!! nah, si musim meriang ini agaknya membawa eh bukan membawa, melainkan menjadi faktor utama kenapa SPIRIT *yaelah kaya iklan* manusia-manusia Indonesia pada menurun, ditandai dengan perubahan cuaca yang mengakibatkan penurunan stamina tubuh berdampak pada labilnya emosi. nah labilnya emosi ditambah rasa enggan dan suntuk mengerjakan tugas ditambah segerombolan pendatang baru di kampus pada bening-bening, jadi lah, bibit-bibit dan bakat-bakat jadi pecinta itu menyeruak kepermukaan, *secara, fyi dikampus saya itu emang tandus, gersang dan miskin wanita, jadi ya…* hasilnya? wehehehe, ada yang sedih karena banyak saingan, ada yang keduluan nembak adek kelas yang sama, ada yang gundah ke magelang ujan-ujanan, ada yang cuma berani lirik sana lirik sini, ada juga yang sibuk memperhatikan dosen bahasa inggris nan aduhai. lalu ada juga saya nan menyedihkan, ga selesai-selesai bikin tugas… oh tugas oh. . . . ohhhhh. . . . ooooohhhhh. . . . aku akan bergelut dengannya lagi… doakan saya lulus mata kuliah ini kawan!
hai hai hai
yak selamat datang, di blog saya yang baru, alasan kenapa pindah alamat blog adalah kerana, blog yang satu itu jadi terkesan terlalu … hmm … apa ya namanya … ah mbuh ah … hahaha, yah intinya sih emang pengen aja pindah, buat blog yang ini diusahakan lebih berwacana deh, alias ada juntrungannya apaan yang diomongin, bukan berisi -mengutip kata temen saya- masalah hati yang sureal, kekeke… hmmm, apa lagi ya, oh iya, soal isinya, ada beberapa yang di copaste dari blog yang lama, dan seandainya postingan itu berkomen, ya ilang komennya, bukan maksud sih, tapi ya gimana lagi, plis, iki ra dong carane mindah posting piye.
soal alamat blog, ada yang ditanyakan? ada ya kayanya, ilmasasih = ilma + masasih = ilma + masa sih? .. jayus ga? semakin jayus semakin bagus sama halnya kaya semakin absurd semakin yahud. hehehe, jadi kenapa milih kata ‘masa sih?’ itu karena isi blog ini semuanya pendapat pribadi saya, jadi orang lain mungkin akan mempertanyakan, dan salah satu bentuk pertanyaannya ya ‘masa sih?’ gitu deeeh, trus alesan kedua karena huruf ma-nya nyambung ama nama gw.
ya segitu ajadulu dah dari saya untuk saat ini. yuk yuuk…
if i say yes
sorry darling, if i say yes that not necessarily means i agree with you nor believe you.
leave a comment